Amorim Tanggapi Chivu, Akui Milan Butuh Banyak Pembenahan

Serie A

Amorim Tanggapi Chivu, Akui Milan Butuh Banyak Pembenahan

Jelang Juventus-Milan di pekan ketiga Serie A

Sindiran Cristian Chivu, yang mempertanyakan apakah laga melawan Milan masih layak disebut scontro diretto setelah Rossoneri finis jauh musim lalu, sampai juga ke ruang konferensi pers Rúben Amorim. Jelang lawatan ke markas Juventus, pelatih Milan itu ditanya soal komentar tersebut, dan ia menanggapinya dengan dingin.

“Apa jawaban saya untuk Chivu yang bilang Juventus-Milan bukan laga Scudetto? Tidak ada, saya hanya memikirkan laga saya sendiri.”

— Rúben Amorim, Pianeta Milan

Alih-alih terpancing balas menyerang, Amorim justru membalikkan sindiran itu menjadi introspeksi. Ia tak menampik bahwa penilaian soal Milan punya dasar, dan menegaskan timnya tak perlu kalimat orang lain untuk membakar motivasi.

“Kalau kami butuh kata-kata seperti itu untuk termotivasi memenangkan gelar, ada yang salah. Kami punya tujuh Liga Champions, banyak gelar, tapi dalam 20 tahun terakhir kami hanya menang satu scudetto dan nol Coppa Italia. Kami tidak butuh Chivu memberi tahu kami, kami sudah tahu.”

— Rúben Amorim

Jawaban itu memperlihatkan cara Amorim menjaga fokus timnya tetap ke dalam. Milan sebenarnya membuka musim dengan meyakinkan, enam poin dari dua laga dengan lini serang yang subur, tetapi sang pelatih menolak membiarkan pujian atau provokasi mengalihkan perhatian dari pekerjaan besar yang ia sebut belum selesai.

Kini semua akan diuji di Allianz Stadium. Menghadapi Juventus yang juga sempurna di dua laga awal, Milan punya kesempatan membuktikan di lapangan bahwa status mereka sebagai penantang bukan sekadar soal perdebatan istilah di depan mikrofon.

Berita lain dari laga ini