Amorim Tak Mungkin Dikritik Lebih Keras dari di Manchester United

Serie A

Amorim Tak Mungkin Dikritik Lebih Keras dari di Manchester United

Jelang Serie A: Milan-Lazio

Hasil 1-1 di Allianz Stadium akhir pekan lalu membuka keran yang sudah lama setengah terbuka. Ruben Amorim adalah pelatih muda dari luar Italia yang datang ke klub dengan sejarah besar dan langsung mengubah cara timnya bermain, dan tiga pekan cukup bagi sebagian orang untuk menagih hasilnya. Ditanya bagaimana ia menanggapi kritik itu, jawabannya dimulai dengan perbandingan.

“Mustahil menerima kritik lebih banyak di sini daripada di Manchester. Saya selalu bicara soal menempatkan Milan di urutan pertama, itu niat saya. Lalu ada Spalletti kalian di seberang Minggu lalu, dan dia sangat bagus.”

— Ruben Amorim, Milannews24

Perbandingan dengan Manchester itu bukan basa-basi. Amorim menghabiskan periode sebelumnya di Inggris di bawah sorotan yang praktis harian, dan ia datang ke Milan dengan reputasi ganda, yaitu pelatih dengan gagasan jelas sekaligus pelatih yang belum membuktikan gagasan itu bertahan di klub besar.

Bagian berikutnya lebih terbuka lagi. Ia menyebut sendiri bahwa posisinya membuat sebagian orang tidak sabar menunggu ia gagal.

“Saya paham ini sulit bagi kalian, ada pelatih muda dari luar negeri yang datang dan mencoba memberi tahu kalian bagaimana seharusnya bermain sepak bola. Saya tahu ada yang tidak sabar menunggu saya tersandung. Saya tahu para pemain mendengarkan saya, dan sejak awal saya sudah bilang ke mereka bahwa kami harus sempurna.”

— Ruben Amorim

Yang tidak ia lakukan adalah melunak soal metodenya. Menurut dia niat timnya tidak akan berubah, tidak akan ada yang dikerjakan secara kebetulan, dan ia justru memperkirakan timnya akan terlihat terlalu kaku karena menerapkan skema yang memang sulit.

Meski begitu, ia tidak menolak kritik itu mentah-mentah. Di pertanyaan terpisah soal rotasi pemain, Amorim malah memberi ruang.

“Saya mencari keseimbangan yang tepat dalam merotasi pemain. Kami sedang saling mengenal, saya sedang mencari peran terbaik untuk tiap pemain. Saya paham kritiknya dan saya rasa kritik itu benar.”

— Ruben Amorim

Ujian pertamanya datang malam ini. Milan bertandang ke Stadio Olimpico melawan Lazio yang memenangi tiga laga pertama mereka, dan lawan di area teknik seberang adalah Gennaro Gattuso, salah satu wajah paling ikonik klub yang sedang ia latih.

Berita lain dari laga ini