Chivu Usai Menang atas Monza: Saya Muak Ditanya soal Bursa Transfer

Serie A

Chivu Usai Menang atas Monza: Saya Muak Ditanya soal Bursa Transfer

Kemenangan 4-1 atas Monza di laga pembuka Serie A semestinya membuat konferensi pers Cristian Chivu ringan. Namun begitu pertanyaan bergeser ke bursa transfer — soal siapa yang mungkin pergi dan siapa yang mungkin datang menjelang deadline — nada pelatih Inter itu langsung berubah. Ia menjawabnya dengan kalimat paling kasar dan paling banyak dikutip media Italia malam itu.

“Saya sudah muak menjawab soal siapa yang pergi dan siapa yang datang.”

— Cristian Chivu, Sky Sport Italia

Dalam bahasa aslinya Chivu memakai ungkapan vulgar khas Italia (mi sono rotto le balle) untuk menegaskan betapa jengkelnya ia terus-menerus digiring ke topik bursa. Alasannya, kata Chivu, adalah bentuk pembelaan terhadap para pemainnya sendiri.

“Saya tidak bicara soal bursa karena anak-anak saya memberikan jiwa mereka setiap hari dan mereka kompetitif.”

— Cristian Chivu

Bagi Chivu, terus membahas nama yang keluar-masuk hanya menguras hal yang paling ia butuhkan untuk melatih. Ia bahkan terang-terangan berharap jendela transfer lekas ditutup.

“Saya tidak sabar menunggu bursa berakhir, karena setiap kali topik itu membuat saya jengkel.”

— Cristian Chivu

Sikap ini bukan hal baru dari Chivu. Sehari sebelumnya, di konferensi pra-laga, ia sudah menolak masuk pembahasan bursa saat ditanya soal Lautaro Martínez dan menyebut jendela transfer sebagai sesuatu yang “selalu bajingan”. Kemenangan atas Monza tidak mengubah pendiriannya — kalau ada, justru mempertegasnya: selama bursa masih buka, Chivu memilih memagari ruang gantinya dari kebisingan di luar lapangan.

Berita lain dari laga ini