Di luar pembahasan jalannya laga dan bursa transfer, Cristian Chivu juga menyoroti sejumlah pemainnya usai Inter menekuk Monza 4-1 di laga pembuka Serie A, Sabtu (22/8/2026). Nama yang paling menarik perhatian adalah Andy Diouf, yang ia mainkan sebagai wing-back (quinto) — posisi yang belum pernah dijalani pemain Prancis itu sepanjang kariernya.
“Ide yang gila, karena di usia 20-an dia belum pernah main sebagai quinto.”
— Cristian Chivu, Il Cittadino di Monza e Brianza
Meski begitu, Chivu menilai eksperimen itu berbuah. Diouf tercatat menyumbang umpan matang, dan menurut sang pelatih posisinya membuka opsi taktis tambahan karena karakteristik kaki terbaliknya cocok untuk peran tersebut.
“Saya suka dia di peran itu, bahkan sekarang. Itu satu opsi tambahan karena dia bermain dengan kaki terbalik.”
— Cristian Chivu
Soal Lautaro Martínez, yang baru kembali dari Piala Dunia dan penampilannya banyak disorot, Chivu memilih membingkainya dari sisi manusiawi ketimbang sekadar statistik. Ia mengingatkan bahwa sang kapten baru saja melewati turnamen berat secara emosional.
“Jangan lupa bagaimana Piala Dunia itu berakhir. Bagi saya, manusianya lebih dulu di atas segalanya — saya berusaha membantu semua orang.”
— Cristian Chivu
Sementara Marcus Thuram, yang kali ini kalah start dari Pio Esposito, disebut masih dalam proses menuju kondisi terbaik. Chivu menegaskan penyerang Prancis itu belum sepenuhnya bugar dan sedang dikebut persiapannya.
“Marcus masih menjalani persiapan. Kami bekerja untuk membuatnya bugar secepat mungkin.”
— Cristian Chivu
Dari semua itu, Chivu menutup dengan prinsip rotasinya. Ditanya soal hierarki pemain inti, ia menolak membeda-bedakan status dan menegaskan pilihan susunan akan selalu bergantung pada kebutuhan tiap laga.
“Bagi saya semuanya starter. Yang main siapa tergantung karakteristiknya.”
— Cristian Chivu