Gambaran umum tentang Atletico Madrid asuhan Diego Simeone sudah lama terbentuk, tim yang rapat, sabar, dan senang menyerahkan bola. Andoni Iraola tidak memakai gambaran itu saat diminta membedah lawannya jelang laga pembuka fase liga UEFA Champions League di Anfield, Rabu (9/9) pukul 20.00 BST atau Kamis dini hari pukul 02.00 WIB.
Yang ia soroti justru kebalikannya, bagaimana Atletico membangun serangan dari belakang.
“Saya pikir Atletico Madrid tim yang bermain sangat bagus. Kalau kita melihat tim-tim Simeone, mereka punya penguasaan bola yang lebih besar, mereka mulai lebih banyak memegang bola di fase pertama.”
— Andoni Iraola, Liverpool FC
Masalah kedua, dan menurut Iraola yang lebih merepotkan, ada di sepertiga akhir. Empat pemain depan Atletico tidak menempati kotak yang tetap, sehingga penanda lawan ikut berpindah-pindah sepanjang laga.
“Mereka punya banyak dinamika di empat pemain menyerangnya, jadi kadang sulit mengunci mereka karena pada akhirnya ada banyak rotasi di antara pemain-pemain di posisi menyerang itu. Tidak mudah bagi lawan mereka, dan besok tidak mudah bagi kami.”
— Andoni Iraola
Jawabannya bukan menyusun rencana khusus untuk meredam, melainkan memaksakan ritme sendiri. Iraola ingin timnya proaktif, menekan sejak awal, dan mengulang pembukaan laga yang sudah mereka tunjukkan saat menang di Ipswich akhir pekan lalu.
“Saya pikir kami harus bermain dengan cara kami. Kami tahu kami menghadapi tim berlevel sangat tinggi, seperti yang mereka tunjukkan di musim-musim sebelumnya di Liga Champions, tapi kami harus bermain dengan tempo kami.”
— Andoni Iraola
Alexis Mac Allister, yang duduk di sebelahnya, menolak label yang sama dari sisi pemain.
“Beberapa tahun terakhir orang selalu bilang mereka tim bertahan. Saya tidak terlalu percaya itu.”
— Alexis Mac Allister, Liverpool FC
Ia tidak menyangkal blok rendah itu ada dan sulit ditembus. Yang ia permasalahkan adalah kesimpulan yang ditarik dari situ, karena menurutnya yang membuat Atletico berbahaya justru kebebasan yang diberikan kepada pemain-pemain depannya. Konsekuensinya, pekerjaan tersulit Liverpool malam nanti bukan membongkar pertahanan lawan melainkan bertahan dengan benar.
Soal susunan pemain, Iraola menutup pintu sambil bercanda, dengan alasan para pemainnya sendiri pun belum tahu. Ia menyebut situasinya bukan yang tersulit sepanjang musim karena Liverpool baru bermain Jumat lalu dan punya cukup hari untuk pulih.
Dari kabar tim yang dirilis klub, Bradley Barcola disebut siap menambah menit setelah debutnya di Ipswich, sementara Joe Gomez sudah kembali berlatih. Wataru Endo tidak masuk skuad fase liga, dan Federico Chiesa, Conor Bradley, Hugo Ekitike, serta Giovanni Leoni masih dalam pemulihan. Di kubu tamu, Julian Alvarez diperkirakan memulai dari bangku cadangan dan Alexander Sorloth absen.