Dua pertanyaan terakhir untuk Mikel Arteta seusai kemenangan 3-0 atas Coventry City menjauh dari pertandingan dan masuk ke bursa transfer, yang tinggal menyisakan hitungan hari sebelum ditutup. Yang pertama soal kedalaman skuad setelah kedatangan Ezri Konsa: apakah itu peringatan yang menakutkan bagi pesaing? Arteta menolak premisnya.
Menurutnya, saat ia melihat skuad tim-tim lain, isinya sama-sama luar biasa — bahkan sebagian masih jauh lebih tebal ketimbang milik Arsenal. Yang ia lakukan, katanya, hanya berusaha membaik dan mengerjakan apa yang timnya yakini benar untuk diri sendiri, bukan mengukur diri dari skuad orang lain.
Soal Konsa sendiri ia justru blak-blakan menjelaskan alasan membelinya, dan alasan itu berupa kerentanan, bukan kemewahan.
“Ezri jelas pemain yang kami butuhkan, karena kami benar-benar sangat tipis di lini pertahanan. Dan itu risiko yang sangat besar untuk diambil.”
— Mikel Arteta
Pertanyaan penutup lebih spesifik: melihat permainan seperti malam itu, apakah Arsenal masih perlu mendatangkan penyerang, misalnya Julián Álvarez? Jawaban Arteta paling pendek sepanjang sesi, dan sepenuhnya normatif — ia mengaku sangat senang dengan skuad yang ada dan menyebut fokus utamanya tetap membenahi pemain yang sudah dimiliki, karena menurutnya materi yang ada pun sudah bagus.
Penting dicatat bahwa Arteta tidak membantah ketertarikan pada Álvarez, tidak pula membenarkannya. Ia hanya tidak menjawab bagian itu — pola yang sama dengan jawabannya di beberapa kesempatan sebelumnya.
Yang membuat jawaban itu tidak bisa dibaca sebagai pintu tertutup adalah pernyataannya sendiri sepekan sebelumnya. Seusai Community Shield, Arteta mengakui pekerjaan Arsenal di bursa belum selesai, menyebut ada sejumlah pos yang melemah karena cedera, dan bilang timnya sudah berminggu-minggu mengusahakannya serta akan bergerak begitu peluangnya tepat.
Malam itu tiga golnya justru datang dari nama-nama lama: Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Ødegaard — trio yang baru menjalani laga kedua sebagai starter bersama di Premier League sejak Desember 2024. Arteta menyebut absennya mereka sepanjang musim lalu sebagai kehilangan besar, dan menegaskan prioritasnya sekarang adalah menjaga koneksi antarpemain yang sudah ada tetap utuh.