Gol pembuka Jude Bellingham ke gawang Malaga lahir dari aksi menggiring melewati tiga pemain, dan tak lama kemudian tekanannya pula yang memaksa kiper Alfonso Herrero mencetak gol bunuh diri. Ditanya soal penampilan gelandang Inggris itu seusai laga, Jose Mourinho tidak berhenti pada pujian. Ia menjelaskan kesepakatan yang sudah ia buat berdua dengan Bellingham soal apa yang tidak boleh lagi dilakukan pemainnya.
“Saya sudah sepakat dengannya bahwa saya tidak ingin melihatnya bertahan seperti bek kiri kedua. Saya sudah terlalu sering melihat itu.”
— Jose Mourinho, Madrid Universal
Poinnya bukan soal mengurangi kerja bertahan, melainkan soal di mana kerja itu dilakukan. Dengan Bellingham tidak lagi ditarik jauh ke belakang mengawal sisi kiri, Madrid punya pemain yang tetap berada di posisi untuk merebut bola kedua di area yang lebih tinggi.
“Organisasi inilah yang memungkinkan kami merebut kembali bola-bola atas tanpa harus berlari mundur.”
— Jose Mourinho
Mourinho menyebut pendekatan itu bukan hal baru baginya. Ia mengaku sudah banyak memanfaatkan situasi serupa musim lalu bersama Benfica, klub yang ia tangani sebelum kembali ke Madrid.
“Bersama Benfica, kami banyak mengeksploitasi situasi itu musim lalu.”
— Jose Mourinho
Yang membuatnya senang, kata Mourinho, Bellingham menerima peran itu tanpa perlu banyak dibujuk. Ia menggambarkan pemainnya sebagai sosok yang menuntut, tidak hanya kepada diri sendiri.
“Ia sangat menuntut dirinya sendiri dan orang lain, dan saya sangat menyukai itu. Ia tahu apa yang harus ia lakukan dan ia merasa nyaman.”
— Jose Mourinho
Hasilnya sudah terlihat di dua laga terakhir. Bellingham bermain lebih dekat ke gawang lawan, lebih sering berhadapan langsung dengan bek, dan gol solonya ke gawang Malaga menjadi contoh paling jelas dari apa yang Mourinho maksud dengan kesepakatan itu.