Real Madrid mengalahkan Rayo Vallecano 4-1 di Santiago Bernabeu, Sabtu (12/9) malam, dan praktis menyelesaikan urusannya sebelum turun minum. Kylian Mbappe membuka skor dari titik putih pada menit ke-14 setelah Alvaro Carreras dijatuhkan Florian Lejeune, Carreras sendiri mencetak gol tiga menit berikutnya lewat kombinasi satu-dua dengan Mbappe, dan Jude Bellingham menambahnya pada menit ke-35 dari umpan tarik Vinicius Junior.
Ditanya bagaimana ia membaca laganya, Jose Mourinho tidak berpura-pura bahwa 90 menit itu berjalan seimbang.
“Saya menyebut ini laga 45 menit. Empat puluh lima menit, laganya selesai.”
— Jose Mourinho, Union Rayo
Yang membuat penilaian itu lebih dari sekadar pujian untuk timnya sendiri adalah alasannya. Menurut Mourinho, Rayo membayar mahal cara mereka bermain di babak pertama, dan itu bukan sesuatu yang baru ia sadari setelah peluit akhir.
“Saya tahu mereka tidak punya tenaga, baik fisik maupun mental, untuk melanjutkan babak kedua dengan cara main yang sama. Saya tahu mereka tidak akan sanggup.”
— Jose Mourinho
Ia lalu menguraikan apa yang ia maksud dengan tenaga, dan uraiannya justru bukan soal otot.
“Soal energi, energi itu fisik, tapi setelah itu juga mental. Yang turun bukan cuma intensitas permainannya, tapi juga intensitas konsentrasinya, lalu kesalahannya bertambah.”
— Jose Mourinho
Babak kedua berjalan persis di antara dua kutub itu. Rayo justru lebih sering sampai ke gawang Thibaut Courtois, dan memperkecil kedudukan pada menit ke-51 lewat Sergio Camello setelah Vinicius kehilangan bola di bawah tekanan. Tapi jarak tiga gol yang sudah telanjur terbentang membuat perbaikan itu tidak berarti banyak, dan Mbappe menutup laga dengan gol keduanya lewat serangan balik pada menit pertama masa tambahan.
Bagian yang paling khas datang saat ia menjelaskan dari mana dugaannya berasal.
“Saya sudah tahu. Dengan pengalaman Liga Champions saya bertahun-tahun, saya memang sudah menduga laganya akan sedikit banyak seperti ini.”
— Jose Mourinho
Konteksnya menjelaskan kenapa ia ingin laga ini cepat rampung. Ini pertandingan ketiga Madrid dalam sembilan hari, datang setelah kekalahan pertama mereka musim ini di kandang Real Betis dan kemenangan 2-1 atas Inter di pembuka Liga Champions tengah pekan. Federico Valverde bahkan ditarik saat jeda karena keluhan di tendon Achilles, sebuah pergantian yang disebut Mourinho murni pencegahan.
Hasilnya membawa Madrid ke 12 poin dari lima laga dan posisi kedua klasemen. Laga berikutnya datang cepat, Selasa (15/9) ke markas Elche, jadi 45 menit yang ia sebut itu sekaligus 45 menit yang menghemat kaki pemainnya.