Pertanyaannya datang sebagai pujian. Real Madrid sudah mengemas 14 gol di Santiago Bernabeu pada awal musim ini, dan 4-1 atas Rayo Vallecano Sabtu malam menambah bukti bahwa lini serangnya sedang jalan. Jose Mourinho menerima pujian itu lalu membalikkannya.
“Kami banyak mencetak gol, tapi kami juga membuang sangat banyak peluang. … Barusan saya bilang ke para pemain, suatu hari nanti ada tim malang yang akan membayar semua peluang yang kami buang ini. Suatu hari kami akan mencetak tujuh gol ke gawang satu tim.”
— Jose Mourinho, SI
Kalimat itu berdiri di antara dua hal yang biasanya tidak muncul bersamaan, yaitu kritik dan ancaman. Ia tidak menyangkal timnya subur, ia cuma menolak menganggap urusannya selesai.
Angkanya memang mendukung dua-duanya. Mbappe mencetak dua gol, satu dari titik putih pada menit ke-14 dan satu lewat serangan balik di menit pertama masa tambahan. Carreras dan Bellingham menambah dua lainnya sebelum turun minum, sehingga papan skor sudah menunjukkan 3-0 saat jeda. Yang tidak masuk papan skor itulah yang ia bicarakan.
Rencana awalnya sendiri berjalan sesuai bayangan.
“Motivasinya adalah memulai dengan kuat dan cepat menyudahi laga, dan itu berhasil kami lakukan.”
— Jose Mourinho, Union Rayo
Bagi Mourinho, tiga poin ini penting bukan cuma karena jumlahnya. Madrid baru kalah 1-0 di kandang Real Betis akhir pekan lalu, kekalahan pertama mereka musim ini, lalu menjalani laga Liga Champions melawan Inter di tengah pekan. Ia menyebut tiga angka itu fundamental, dan mengaku senang laganya bisa cepat rampung karena sebetulnya berpotensi sulit.
Sisi yang kurang menyenangkan datang dari ruang ganti. Federico Valverde ditarik saat jeda karena keluhan di tendon Achilles, dan Mourinho menyebut pergantian itu murni pencegahan di tengah jadwal yang menumpuk. Rayo sendiri sempat memperkecil kedudukan lewat Sergio Camello pada menit ke-51.
Madrid kini mengumpulkan 12 poin dari lima laga dan duduk di posisi kedua. Tim berikutnya yang mereka temui adalah Elche di Martinez Valero pada Selasa (15/9), dan berdasarkan kalimat pelatihnya malam itu, mereka sebaiknya tidak berharap dapat versi Madrid yang sedang merasa cukup.