Chivu Tegaskan Tak Pernah Meniru Mourinho

UEFA Champions League

Chivu Tegaskan Tak Pernah Meniru Mourinho

Jelang UCL: Madrid-Inter

Ada satu pertanyaan yang pasti datang ketika bekas pemain berhadapan dengan bekas pelatihnya: seberapa banyak Jose Mourinho ada di dalam sepak bola Cristian Chivu? Jawabannya jadi bagian paling tegas dari seluruh konferensi pers pelatih Inter itu, dan isinya penolakan.

Chivu tak menyangkal kedekatannya dengan Mourinho, tapi ia memisahkan urusan personal dari cara timnya bermain. Filosofinya, kata dia, tidak dipinjam dari siapa pun, dan ia menyebut dua periode yang membentuknya.

“Saya tidak pernah menyalin siapa pun, dan saya tidak pernah membuang waktu untuk mencoba menyalin. Saya punya gagasan sepak bola sendiri, yang dibangun selama bertahun-tahun sebagai pemain dan enam tahun di akademi, tempat saya mencoba banyak hal yang berguna sejak saya mulai menangani tim senior.”

— Cristian Chivu, Inter

Enam tahun di sektor muda itu yang jarang disorot ketika orang membicarakan Chivu, dan justru itu yang ia tempatkan sebagai laboratoriumnya. Di sanalah, menurut dia, hal-hal yang sekarang ia pakai di tim senior lebih dulu dicoba, jauh sebelum ada yang menyandingkan namanya dengan bekas pelatihnya.

Pertanyaan semacam itu sendiri gampang dimaklumi. Karier keduanya bersinggungan di titik paling terkenal, dan tiap kali mereka bertemu lagi, bayangan hubungan guru-murid itu ikut terbawa. Yang ditolak Chivu bukan hubungannya, melainkan anggapan bahwa cara timnya bermain adalah turunan dari sana. Bagian yang ia akui memang berasal dari Mourinho pun bukan soal taktik, melainkan cara bekerja.

“Jose hebat dalam langsung menyesuaikan diri dengan kenyataan klub yang ia wakili, lalu menularkan mentalitasnya ke sana. Dia pemenang, tanpa keraguan. Sedikit orang di dunia ini seperti dia.”

— Cristian Chivu

Pertanyaan itu punya sejarahnya sendiri. Beberapa bulan lalu, waktu masih melatih Benfica, Mourinho menyoroti kebiasaan klub-klub besar Eropa menyerahkan timnya ke bekas pemain yang belum menempuh jenjang kepelatihan panjang. Ucapan itu tak menyebut nama siapa pun, tapi Chivu merasa ikut tertuding dan membalasnya kala itu.

Di ruang pers Madrid, jurnalis Italia mengangkat lagi soal tersebut sebagai pertanyaan terakhir. Mourinho tak menarik ucapan lamanya, dan jawabannya justru jadi penilaian yang tak bisa disalahartikan, dua kalimat pendek dengan satu jeda di tengahnya.

“Ada yang bagus, ada yang tidak! Dia bagus!”

— Jose Mourinho, Corriere dello Sport

Yang tersisa dari topik itu tinggal ujiannya di lapangan. Chivu membawa rencananya sendiri ke stadion tempat ia dulu jadi pemain Mourinho, dan malam ini rencana itu berhadapan langsung dengan orang yang katanya tidak pernah ia salin. Kickoff Selasa (8/9) pukul 21:00 waktu setempat, atau Rabu dini hari pukul 02:00 WIB.

Berita lain dari laga ini