Sehari sebelum laga, Jose Mourinho menolak membocorkan siapa yang akan menambal lini tengahnya yang kehilangan tiga pemain karena sanksi. Jawabannya baru kelihatan saat laga dimulai: Trent Alexander-Arnold dipakai di tengah. Seusai kemenangan 2-1 atas Inter, Mourinho sendiri yang paling jujur menilai eksperimen itu.
Ia tak menutupi kesulitannya, dan ia memisahkan penghargaan untuk usahanya dari penilaian atas kecocokannya.
“Sulit bermain dengan Trent, yang sangat saya hargai atas kerja yang dia lakukan, tapi karakteristiknya sebagai gelandang dan tuntutan fisik bermain sebagai bek sayap atau sebagai gelandang itu berbeda.”
— Jose Mourinho, Real Madrid
Secara taktis, Mourinho justru memberi nilai bagus. Ia menyebut Alexander-Arnold menafsirkan tugasnya dengan benar, dan bersama Federico Valverde bekerja baik menghadapi pergerakan Curtis Jones dan Nicolo Barella. Masalahnya ada di hal yang tak bisa dilatih dalam sepekan: arah lapangan dan jenis tenaga yang dibutuhkan.
“Dia beberapa kali kehilangan bola karena bermain dengan lapangan sepenuhnya di depan mata itu tidak sama dengan sebagian lapangan di depan dan sebagian di belakang. Dia beberapa kali bermain di posisi itu bersama Liverpool atau timnas, tapi dia bukan pemain yang biasa di sana, terutama karena intensitas dan kekhususan kerja fisiknya. Itu menuntut mesin yang sama sekali berbeda dari mesinnya, yang lebih cocok buat bek sayap yang menjaga posisinya.”
— Jose Mourinho
Ujungnya sederhana: Alexander-Arnold habis. Mourinho menyebut pemainnya sudah tak punya apa pun lagi untuk diberikan ketika ditarik keluar, dan ia berterima kasih atas usahanya. Kekurangan opsi di tengah itu juga yang ia sebut sebagai alasan kenapa Madrid tak bisa mengendalikan laga dengan cara lain menjelang gol Inter.
Nama kedua yang ia sebut malah lebih ekstrem kondisinya. Aurelien Tchouameni ikut dipakai meski belum berlatih bersama tim, dan Mourinho menyebut terakhir kali gelandang itu menyentuh bola adalah di semifinal Piala Dunia. Sekaligus ia mengakui bahwa sesi latihan yang terbuka sehari sebelumnya memang disiapkan untuk mengecoh.
“Saya juga berterima kasih kepada Tchouameni atas usahanya, meski dia belum berlatih dengan tim. Terakhir kali dia menyentuh bola adalah di semifinal Piala Dunia. Apa yang kalian lihat kemarin itu untuk mengecoh kalian, karena kalian tidak melihat apa pun.”
— Jose Mourinho
Jadi tiga poin pertama Madrid di fase liga ini datang dari lini tengah darurat yang pelatihnya sendiri tak anggap solusi. Camavinga, Arda Guler, dan Bernardo Silva bisa dipakai lagi di matchday kedua, dan di situ pertanyaan soal siapa yang mengisi tengah semestinya berhenti.