Chivu Ambil Reaksi Josep Martinez, Bukan Blundernya

UEFA Champions League

Chivu Ambil Reaksi Josep Martinez, Bukan Blundernya

UCL: Madrid 2-1 Inter

Gol kedua Real Madrid di Bernabeu bukan hasil serangan yang rumit. Josep Martinez mencoba menggiring bola melewati Federico Valverde dari jarak sekitar enam meter di depan gawangnya sendiri, gagal, dan Madrid unggul 2-0 pada menit ke-23. Babak kedua justru memperlihatkan kiper yang sama beberapa kali menahan Madrid dari gol ketiga. Ditanya soal itu, Cristian Chivu memilih tidak mengulang nama pemainnya.

Reaksinya di depan Sky Sport Italia bahkan agak jengkel dengan cara pertanyaannya diarahkan.

“Kenapa kalian harus menyebut namanya? Yang saya pedulikan itu bagaimana orang bereaksi terhadap kesalahan. Dan setelah kesalahan ini dia bereaksi seperti kiper level tinggi: dia tetap fokus, dan dia membuat penyelamatan-penyelamatan penting.”

— Cristian Chivu, Football Italia

Bagi Chivu, prinsipnya tidak khusus untuk kiper. Ia memperluasnya ke semua pemain di lapangan, dan menempatkan kemampuan bangkit sebagai hal yang benar-benar ia nilai.

“Ini bukan cuma soal kiper, pemain lain juga sama. Yang penting bagaimana dia bereaksi, tetap tegak, menunjukkan harga dirinya, tetap punya karakter, dan menemukan lagi kepercayaan dirinya. Itu yang saya pedulikan.”

— Cristian Chivu

Di ruang pers, jawabannya konsisten. Chivu menyebut kesalahan seperti itu tidak mudah untuk dilewati, dan yang ia catat adalah kepribadian yang ditunjukkan sesudahnya.

“Saya ambil reaksinya, karakternya. Tidak mudah membuat kesalahan seperti itu lalu bangkit, dan itu yang saya lihat. Setelah insiden itu, dia tampil hebat.”

— Cristian Chivu, InterNews24

Sikap itu punya konteks yang lebih besar dari satu kesalahan. Gol pertama Madrid juga datang dari kehilangan bola Inter, kali ini oleh Curtis Jones, dan Chivu menanggung dua-duanya sebagai konsekuensi dari cara main yang ia minta: menahan bola, menekan tinggi, dan membangun dari belakang meski di Bernabeu. Yang ia tolak adalah mengubah caranya karena satu malam yang mahal.

Josep Martinez sendiri sempat jadi pertanyaan menjelang laga ketika Chivu ditanya soal susunan pemain, dan pelatihnya waktu itu menjawab bahwa yang penting bukan siapa yang jadi starter melainkan enam belas pemain yang menyumbang di laga. Selepas Bernabeu, ukurannya bergeser sedikit: bukan siapa yang bermain, tapi bagaimana mereka berdiri lagi setelah jatuh.

Berita lain dari laga ini