Kemenangan 2-1 atas Inter tak membuat ruang pers Bernabeu bicara soal skor. Sebagian besar pertanyaannya soal tribune: reaksi penonton ketika Vinicius Junior ditarik keluar, dan cemoohan yang juga sampai ke Kylian Mbappe. Jose Mourinho menjawab semuanya dari satu arah, yaitu membela pemainnya tanpa ikut menilai suporternya.
Yang ia akui lebih dulu justru kondisi Vinicius. Mourinho tidak berpura-pura winger itu sedang tampil di level tertingginya, dan menurutnya semua orang bisa melihatnya, termasuk Vinicius sendiri.
“Saya tidak mengkritik suporter, saya bicara sebagai pelatih dan soal hubungan saya dengan dia. Dia layak mendapat seluruh rasa hormat saya. Dia sedang tidak di performa terbaiknya, dan kita semua melihat itu. Dia yang pertama tahu, dan dia bekerja sangat keras untuk kembali jadi Vinicius yang menentukan laga.”
— Jose Mourinho, Real Madrid
Dari situ ia menjelaskan pekerjaan yang tak terlihat di statistik. Inter bermain dengan tiga bek dan mendorong bek-bek sayapnya jauh ke depan, dan menurut Mourinho itu situasi yang berat buat winger. Ia menyebut Vinicius dan Brahim Diaz sama-sama menutup ke dalam supaya bek sayapnya bisa menekan di luar, dan kalau ada momen Vinicius tak bisa bertahan, sebabnya kelelahan.
“Kalau dia bekerja untuk tim, dia selalu punya dukungan saya. Apakah itu berarti dia harus jadi starter di setiap laga atau bermain sembilan puluh menit terus? Tidak, tapi dia akan selalu punya rasa hormat dan rasa sayang saya.”
— Jose Mourinho
Ia juga tak menutup mata soal peluang yang seharusnya menyelesaikan laga. Menurutnya Vinicius versi puncak akan mematikan pertandingan lewat salah satu aksi di sisi kiri itu, seperti yang pernah ia lakukan melawan Benfica. Meski begitu, kesimpulannya tetap berpihak.
“Orang yang memberikan segalanya tidak wajib memberi lebih, karena dia tidak punya lagi. Dan dia sudah memberikan semuanya. Ketika seorang pemain memberikan segalanya, pelatih berdiri di belakangnya.”
— Jose Mourinho
Soal reaksi tribune, Mourinho memilih diam dan mengatakannya berulang kali. Pendapat suporter, katanya, penting, dan ia tak punya apa pun untuk disampaikan ke mereka. Cemoohan yang mengarah ke Mbappe saat diganti pun ia lewati, dengan catatan bahwa ia sendiri memberi Mbappe kecupan ketika pemain itu keluar, dan itu bentuk hormat atas kerjanya untuk tim. Ia menegaskan tidak sedang kesal pada siapa pun, dan yang membuatnya senang adalah poinnya serta apa yang diberikan para pemainnya.