Chivu Sebut Serie A Sekarang Bisa Berakhir 4-4

Serie A

Chivu Sebut Serie A Sekarang Bisa Berakhir 4-4

Ditanya jurnalis apakah laga Roma-Inter di Olimpico pantas disebut berkelas Premier League

Roma 2-2 Inter di Olimpico, Sabtu (19/9), berjalan dengan tempo yang tidak biasa untuk sebuah pertemuan dua tim teratas Serie A. Roma unggul 2-0 lewat dua gol Manu Kone, Inter membalas lewat dua gol Lautaro Martinez, dan kedua tim tetap saling menyerang sampai akhir. Seorang jurnalis menyebut laga itu tidak akan malu-maluin kalau dimainkan di Premier League.

Cristian Chivu menjawabnya bukan dengan pujian balik, melainkan dengan pengamatan tentang kompetisi tempat ia bekerja.

“Menurut saya intensitas dan kualitasnya meningkat. Jelas ada momen-momen tertentu dalam sebuah laga, tapi saya rasa di Italia cara orang mengikuti sepak bola sedang berubah.”

— Cristian Chivu, FcInterNews

Pengamatan itu datang dari orang yang punya dua sudut pandang sekaligus, sebagai mantan pemain Inter di era ketika Serie A dikenal karena pertahanannya, dan sebagai pelatih yang kini timnya rutin terlibat laga bergol banyak.

Ia tidak menutup mata pada kritik yang biasa menyertainya, bahwa tim-tim Italia sekarang kebobolan terlalu banyak. Timnya sendiri baru saja kebobolan dua gol di babak pertama.

“Pasti akan ada yang bilang kami terlalu banyak kebobolan, dan itu memang pantas dikatakan karena sepak bola butuh keseimbangan.”

— Cristian Chivu

Meski begitu, ia mengaku menyukai arah perubahannya, termasuk aturan-aturan baru yang membuat permainan lebih cepat dilanjutkan.

“Untungnya, apa yang saya lihat itu saya suka. Aturan-aturan baru ini menurut saya membuat permainan lebih hidup, sekarang permainan dilanjutkan lebih cepat. Hari ini kami juga mengalaminya. Saya suka dan saya rasa kami ada di jalan yang benar.”

— Cristian Chivu

Dari situ datang kalimat penutupnya, yang terdengar seperti ajakan mengubah kebiasaan menonton di negeri yang paling lama dikenal dengan pertahanannya.

“Harus diterima bahwa sebuah laga bisa berakhir 5-3, 4-2, bahkan mungkin 4-4.”

— Cristian Chivu

Konteksnya tidak jauh-jauh. Sepekan sebelumnya, Inter mengalahkan Udinese 5-3 di Giuseppe Meazza. Di Olimpico, timnya kembali terlibat pertandingan yang melahirkan empat gol.

Berita lain dari laga ini