Chivu Sebut Liga Champions Bajingan, Butuh Keberuntungan Juga

UEFA Champions League

Chivu Sebut Liga Champions Bajingan, Butuh Keberuntungan Juga

Jelang UCL: Madrid-Inter

Di Italia, Inter tak lagi menyembunyikan ambisinya. Pertanyaan berikutnya di ruang pers Bernabeu jadi mudah diduga: bagaimana dengan Eropa? Cristian Chivu menjawabnya dua arah, lebih dulu menghitung modal yang dipunya klubnya, lalu memakai satu kata kasar untuk mengingatkan bahwa modal saja tidak pernah cukup.

Bagian pertama jawabannya berupa daftar. Menurut Chivu, posisi Inter sekarang bukan kebetulan, melainkan hasil kerja klub, direktur olahraga, dan pemain yang bersedia masuk ke lingkungan sebesar ini.

“Kami punya gagasan yang jelas, dan kami sampai di titik ini karena memang pantas. Itu berkat kompetensi klub, para direktur olahraga, dan pemain-pemain yang mau menyesuaikan diri dengan lingkungan sebesar ini. Delapan tahun terakhir mereka menunjukkan hal-hal penting, dengan satu final Europa League, dua final Liga Champions, dan banyak gelar domestik.”

— Cristian Chivu, Inter

Justru dari daftar itu ia berbalik. Chivu tahu daftar tersebut membuat banyak orang menaruh Inter di kelompok kandidat, dan di situ ia memilih kata yang tak biasa keluar dari ruang pers klub.

“Kami ada di situasi di mana banyak orang berpikir kami bisa melakukannya, tapi Liga Champions itu bajingan. Butuh sedikit keberuntungan, dan harus bisa melewati momen-momen tertentu.”

— Cristian Chivu

Kata yang sama pernah ia pakai Agustus lalu, waktu ditanya soal masa depan Lautaro Martinez di tengah rumor bursa. Waktu itu yang ia sebut bajingan adalah bursa transfernya. Pola pikirnya kelihatan sama: hal-hal yang tak sepenuhnya bisa ia kendalikan tak akan ia bungkus dengan bahasa manis, entah itu pasar pemain atau turnamen dengan sistem gugur.

Karena itu targetnya pun ia turunkan ke tanah. Bukan trofi yang ia sebut, melainkan tetap sepadan dengan level kompetisinya dan dengan apa yang sudah dibangun klubnya belakangan ini.

“Kami cuma ingin kompetitif dan tetap sepadan dengan kompetisi ini serta dengan apa yang klub ini lakukan beberapa tahun terakhir.”

— Cristian Chivu

Pandangan itu sejalan dengan formatnya. Chivu menyebut fase liga ini sebagai mini-grup yang semua orang sudah paham hitungannya, termasuk risiko harus lewat babak playoff yang menurutnya licin. Di kompetisi ini, katanya, kemenangan tak pernah otomatis.

Lautaro Martinez, yang duduk di sebelahnya, memilih nada yang lebih berani. Kapten Inter menyebut Liga Champions sebagai target yang nyata, bukan sekadar obsesi, meski ia sendiri mengingatkan timnya harus tetap tenang karena lawan-lawan kuatnya banyak. Ujiannya dimulai malam ini juga, di Bernabeu, Selasa (8/9) pukul 21:00 waktu setempat atau Rabu dini hari pukul 02:00 WIB.

Berita lain dari laga ini