Di tengah kekalahan 3-0 dari Brentford, Jumat (18/9), Chelsea mencatat satu sejarah kecil. Mahdi Nicoll-Jazuli, yang baru pertama kali masuk daftar pemain hari pertandingan, dimainkan di menit 87 menggantikan Valentin Barco. Menurut BBC, ia menjadi pemain kelahiran 2010 pertama yang tampil di Premier League, sekaligus pemain 16 tahun pertama yang bermain untuk Chelsea di kompetisi itu.
Di laga yang sama, Jordan Henderson yang berusia 36 tahun melakoni debutnya untuk Chelsea. Selisih usia keduanya dua puluh tahun.
Nicoll-Jazuli bukan satu-satunya remaja yang masuk. Geovany Quenda sudah dimainkan di menit 71, dan Estevão masuk bersamaan dengan Nicoll-Jazuli. Di konferensi pers, Xabi Alonso ditanya kenapa memilih mereka di stadion yang berat, padahal ada pemain yang lebih berpengalaman di bangku cadangan.
“Saat skor 2-0, kami memasukkan Mahdi karena energinya luar biasa, dan saat itu kami kalah jumlah di lini tengah.”
— Xabi Alonso, AOL/Football London
Untuk Quenda dan Estevão, alasannya sederhana.
“Mereka berlatih dengan baik, mereka bagian dari skuad.”
— Xabi Alonso
Alonso lalu mengarahkan jawabannya ke susunan awal yang ia pasang. Menurutnya, Chelsea sudah bermain lama dengan pemain-pemain berpengalaman, dan itu belum cukup.
“Sebelumnya kami bermain 75 menit dengan skuad yang berpengalaman, dan ada hal-hal bagus, tapi tidak cukup lama untuk bersaing demi hasil yang lebih baik.”
— Xabi Alonso
Laga ini menjadi yang terakhir bagi Chelsea sebelum jeda internasional. Mereka baru kembali bermain melawan Bournemouth di Stamford Bridge, Sabtu (10/10).