Arteta Mengaku Keputusannya Bikin Arsenal Makin Tertekan

Premier League

Arteta Mengaku Keputusannya Bikin Arsenal Makin Tertekan

Dua atau tiga keputusan pas turun minum, dan Arsenal justru makin tertekan Brighton

Arsenal kalah 0-3 di Amex Stadium, Sabtu (19/9), dan Mikel Arteta tidak mencari penyebabnya di tempat lain. Ia menunjuk keputusan yang ia ambil sendiri di awal babak kedua.

“Kami mencoba mengubahnya saat turun minum, kami memulai babak kedua, lalu kami membuat dua atau tiga keputusan yang sangat sulit, dan itu justru membuat kami makin tertekan. Saat kami akhirnya mendapat sedikit momentum, mungkin sudah terlambat.”

— Mikel Arteta, Arsenal.com

Arsenal masuk ruang ganti dalam keadaan tertinggal dua gol. Pascal Gross dan Charalampos Kostoulas sama-sama menjebol gawang mereka dari jarak jauh, dan sampai peluit babak pertama Arsenal belum menemukan cara keluar dari tekanan Brighton.

Pergantian pemain adalah opsi yang paling terlihat saat itu, dan Arteta mengaku sempat menimbangnya.

“Saya tergoda, tapi saya yakin itu bukan saat yang tepat untuk melakukannya, dengan apa yang ingin kami lakukan di babak kedua. Keputusan itu sudah diambil.”

— Mikel Arteta

Yang ia ubah adalah caranya bermain, bukan orangnya. Rencana itu tidak berumur panjang. Chema Andres menyundul bola sepak pojok menjadi gol ketiga sebelum menit ke-60.

Ditanya apa yang ada di kepalanya setiap kali gawang Arsenal jebol, jawabannya tetap teknis. Ia sibuk mencari jalan keluar, dan tiap kali timnya mendekat, Brighton justru semakin yakin.

“Cara untuk bisa mengubahnya. Oke, kami mulai lebih menguasai dan mendominasi lewat satu aksi lagi, tapi itu justru memberi mereka lebih banyak keyakinan dan momentum lagi.”

— Mikel Arteta

Begitu laga masuk ke momen seperti itu, kata Arteta, mengubahnya jadi sangat sulit. Setiap kali Arsenal mendekat, yang bertambah justru keyakinan lawannya.

Arsenal menutup laga tanpa balasan, kekalahan pertama mereka musim ini. Arteta tidak menyebut keputusan turun minum itu sebagai penyebabnya, tapi ia menempatkan sore itu di daftar yang sama dengan hal-hal dasar yang gagal dipenuhi timnya, yaitu pelajaran.

Berita lain dari laga ini