Hujan turun deras di Barcelona malam itu, tapi laga pembuka fase liga UEFA Champions League berjalan sepenuhnya searah. Barcelona menang 5-1 atas Feyenoord di Spotify Camp Nou lewat dua gol Raphinha serta masing-masing satu dari Karim Adeyemi, Lamine Yamal, dan Gabriel Jesus.
Kontribusi Yamal malam itu terdiri dari satu gol tendangan bebas yang menembus celah pagar Feyenoord 13 menit sebelum bubaran, ditambah dua assist. Golnya adalah yang ke-12 untuknya di Liga Champions, tinggal satu dari rekor pencetak gol remaja di kompetisi ini milik Kylian Mbappe.
Senin lalu, pemain 19 tahun itu masuk daftar 30 nama nominasi Ballon d’Or yang akan diumumkan pemenangnya pada 26 Oktober di London. Ditanya soal peluangnya, Hansi Flick sama sekali tidak mengambil jarak.
“Tentu saja, dia pemain saya, pemain Barcelona. Dia layak memenangi Ballon d’Or. Buat saya itu hebat.”
— Hansi Flick, ESPN
Alasan yang ia berikan bukan soal jumlah gol atau trofi, melainkan soal sesuatu yang menurutnya tidak dimiliki orang lain.
“Di setiap laga terlihat dia spesial. Tidak ada pemain lain yang punya itu seperti dia. Saya rasa dia pantas mendapatkannya.”
— Hansi Flick
Persaingannya jelas berat. Di daftar yang sama ada Mbappe, penyerang Bayern Munchen Harry Kane, dan Ousmane Dembele dari Paris Saint-Germain yang jadi pemenang tahun lalu. Sepanjang kariernya bersama Barcelona, Yamal sudah mengumpulkan 101 kontribusi gol di usia 19 tahun.
Flick juga menyinggung dua rekan setim Yamal yang menurutnya seharusnya ikut diperhitungkan, tapi ia tidak berpura-pura punya kuasa atas daftar itu.
“Mereka terlalu bagus untuk tidak ada di sana. Tapi kami tidak bisa mengubahnya. Mereka pemain-pemain fantastis dan pantas ada di sana.”
— Hansi Flick
Malam itu memang bukan pertunjukan tunggal. Raphinha membuka skor setelah tiga menit dengan mengecoh dua bek sekaligus, lalu menggandakan koleksinya di babak kedua dari umpan terobosan Pedri. Adeyemi menandai penampilan Eropa pertamanya bersama klub dengan tembakan kaki kanan dari sepertiga akhir lapangan, sementara Gabriel Jesus mencetak gol perdananya untuk Barcelona hanya tiga menit setelah masuk. Satu-satunya balasan Feyenoord datang di menit ke-82.