Kemenangan dramatis atas Napoli tak membuat Cristian Chivu berhenti menuntut lebih dari para pemain mudanya. Usai laga, sang pelatih menyoroti Francesco Pio Esposito, penyerang muda yang kian diandalkan di lini depan Inter. Alih-alih menghujani sang pemain dengan pujian, Chivu memilih menyampaikan pesan yang lebih menantang, bahwa ia ingin melihat kemajuan yang terus berlanjut.
“Semua yang saya harapkan dari Pio adalah peningkatan.”
— Cristian Chivu, InterNews24
Menurut Chivu, striker berusia 21 tahun itu kini bukan lagi sosok yang sama seperti setahun lalu. Ia melihat perubahan pada Esposito, dan berharap perubahan itu mengarah ke sisi yang lebih baik seiring bertambahnya jam terbang.
“Dia bukan Pio yang tahun lalu, melainkan sosok yang lain, saya harap yang lebih baik.”
— Cristian Chivu
Keyakinan itu, kata Chivu, berpijak pada apa yang sudah ditunjukkan Esposito sepanjang musim pertamanya bersama tim utama. Baginya, satu musim penuh sudah menjadi bekal yang lebih dari cukup untuk melangkah ke level berikutnya.
“Dia sudah menjalani satu tahun bersama kami, satu tahun yang dari sudut pandang saya sudah cukup banyak yang ia lakukan.”
— Cristian Chivu
Ditanya soal peran para penyerangnya, Chivu menolak terpaku pada formasi. Ia menilai Esposito, Marcus Thuram, dan Lautaro Martinez memiliki karakteristik berbeda yang saling melengkapi, dan tugasnya adalah memaksimalkan perbedaan itu sesuai tuntutan pertandingan.
“Pio mungkin lebih baik saat membelakangi gawang, Thuram lebih pada menyerang kedalaman, Lautaro dalam membantu membangun serangan. Kami tidak memikirkan formasi, melainkan cara menghadapi pertandingan di momen-momen tertentu.”
— Cristian Chivu, FCInter1908
Dari rangkaian jawaban itu, pesan Chivu terbaca jelas. Kepercayaan yang ia berikan pada Esposito datang seiring tuntutan yang menyertainya. Bagi Inter, perkembangan sang penyerang muda bisa menjadi salah satu kunci menjaga ketajaman lini serang yang sejauh ini menjadi kekuatan utama mereka.