Manchester United membuka Premier League 2026/2027 dengan hasil yang tak terbayangkan: kalah 0-2 di kandang tim promosi Hull City, MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026). Semi Ajayi membuka skor pada menit ke-17 dan Nobel Mendy menggandakannya lewat sundulan pada menit ke-38. Ini kali pertama Hull mengalahkan United di Premier League, sekaligus kemenangan liga pertama mereka atas United sejak 1974 — 52 tahun berselang.
Michael Carrick tak menyembunyikan kekecewaannya, tetapi menolak menyebut hasil ini sebagai pukulan yang menjatuhkan.
“Kami sangat kecewa dengan hasil hari ini. Tapi ini tidak akan menjatuhkan kami.”
— Michael Carrick
Yang paling mengganggunya bukan sekadar kekalahan, melainkan pola yang berulang. Carrick mengakui timnya melakukan kesalahan yang sama seperti musim lalu: terlalu banyak menyerahkan penguasaan bola saat bermain tandang.
“Kesalahan yang sama seperti musim lalu, setiap laga tandang kami terlalu banyak memberikan bola kepada mereka. Dalam 20 menit pertama, kiper (lawan) adalah pemain dengan sentuhan terbanyak.”
— Michael Carrick, Sky Sports
Meski begitu, Carrick menolak membeberkan secara terbuka bagian mana saja yang harus dibenahi. Ia menegaskan itu urusan internal, dan timnya akan terus membaik lewat pekan-pekan dan laga-laga berikutnya.
“Saya tidak akan membeberkan area-areanya sekarang. … Hari ini laga yang tak bisa kami abaikan. Banyak yang harus kami pelajari. Dan kami akan melakukannya.”
— Michael Carrick
Carrick menutup dengan mengingatkan agar hasil ini tidak dibaca berlebihan. Ia sempat memasukkan Marcus Rashford dari bangku cadangan untuk mengubah keadaan, tetapi United tak pernah benar-benar mengancam setelah tertinggal dua gol di babak pertama. Baginya, satu kekalahan bukan akhir dari segalanya.
“Satu pertandingan tidak mengubah arah segalanya.”
— Michael Carrick