Alonso Senang Palmer dan Rogers Berebut Man of the Match

Premier League

Alonso Senang Palmer dan Rogers Berebut Man of the Match

Keduanya masih berdebat siapa yang lebih pantas setelah Chelsea menang 6-3 atas Leeds

Setelah Chelsea menang 6-3 atas Leeds United di Piala Liga, Cole Palmer dan Morgan Rogers rupanya masih berdebat soal siapa yang lebih pantas mendapat penghargaan pemain terbaik. Xabi Alonso diminta jadi wasitnya di konferensi pers Jumat, dan ia memilih tidak memutuskan.

“Bagi saya bagus kalau keduanya merasa berhak atas penghargaan itu. Yang pasti keduanya menikmati bermain bersama tim, bermain bersama satu sama lain, senang melihat yang satu berbuat bagus untuk tim. Kami memang mengharapkan itu, tapi senang sekali melihatnya benar-benar terjadi dan sedini ini kami sudah punya duet yang bagus di sana.”

— Xabi Alonso, AOL

Kemenangan 6-3 itu sendiri lahir dari bangku cadangan. Rogers, Cole Palmer dan Pedro Neto sama-sama masuk sebagai pemain pengganti dan membalikkan jalannya laga, jadi perdebatan soal siapa yang paling berhak sebetulnya berlangsung di antara tiga orang, bukan dua.

Yang lebih menarik datang di pertanyaan berikutnya, soal seberapa besar hubungan keduanya di luar lapangan membantu koneksi mereka di dalam lapangan. Jawaban Alonso membuka bagian yang biasanya tinggal di ruang rapat.

“Saya bilang sangat besar, karena bahkan sebelum bermain bersama mereka sudah begitu terhubung. Kami memang mengikuti hubungan ini beberapa pekan sebelum transfernya terjadi. Dan Cole sangat berpengaruh, dia memainkan peran penting, Morgan juga, klub juga.”

— Xabi Alonso

Ditanya apakah ia sendiri pernah punya pengaruh sebesar itu dalam mendatangkan pemain semasa jadi pemain, Alonso tertawa.

“Mungkin pernah, tapi tidak sebanyak Cole.”

— Xabi Alonso

Soal Rogers sendiri, pelatih asal Spanyol itu menyebut adaptasinya sangat cepat dan itu memang bagian dari rencana. Chelsea, katanya, sengaja merekrut beberapa pemain yang siap bersaing dan siap berdampak langsung, dan Rogers ada di urutan teratas daftar itu.

Nama ketiga dari malam itu juga ikut dibahas. Ditanya soal Pedro Neto, Alonso menolak mengunci satu label posisi untuknya. Ia menyebut pemain Portugal itu bisa disebut winger atau wing-back karena sanggup bermain di lini terakhir sekaligus bertahan di lini pertama, unggul dalam duel satu lawan satu, mencetak gol, dan punya daya jelajah yang ia sebut fantastis.

Berita lain dari laga ini