Di konferensi pers menjelang laga pembuka LaLiga kontra Espanyol, José Mourinho tak hanya bicara soal pertandingan. Ditanya apakah Real Madrid masih akan berbelanja di sisa bursa transfer, ia memberi jawaban yang tegas sekaligus terbuka: pintu tak ia tutup rapat, tetapi ia menyatakan puas dengan materi yang dimilikinya.
“Saya tidak akan bilang tidak akan ada tambahan lagi — bursa masih buka. Tapi kalau kau bertanya apakah skuad sudah tertutup: ya. Saya suka skuad ini.”
— José Mourinho, ESPN
Cerita paling menarik justru datang soal seorang pemain yang tidak jadi datang: Rodri, yang akhirnya berlabuh di Barcelona. Mourinho mengungkap ia sempat berbicara langsung dengan gelandang itu dan menyebut Real Madrid telah menyodorkan tawaran serius.
“Saya bicara dengannya beberapa kali. Real Madrid memberinya tawaran yang sangat bagus.”
— José Mourinho
Namun, menurut Mourinho, keraguan Rodri sendiri yang akhirnya menggagalkan kepindahan itu — dan keraguan sang pemain justru menular menjadi keraguannya sebagai pelatih.
“Rodri ragu, dia ragu-ragu, dan menurut saya keraguan yang ia miliki itu justru menular menjadi keraguan saya.”
— José Mourinho
Mourinho menutup topik itu dengan prinsip yang khas darinya soal besarnya klub yang kini ia tangani. Baginya, sebuah tawaran dari Real Madrid semestinya tidak menyisakan ruang untuk bimbang.
“Dia pemain luar biasa. Tapi menurut saya Real Madrid begitu besar sehingga kami tidak bisa memiliki pemain yang berpikir dua kali.”
— José Mourinho
Pernyataan itu mengangkat kembali salah satu filosofi lama Mourinho: bagi dia, mengenakan seragam Los Blancos adalah keputusan yang seharusnya diambil tanpa keraguan sedikit pun, dan calon pemain yang masih menimbang-nimbang dianggap belum sepenuhnya cocok dengan tuntutan klub sebesar ini. Rodri, yang akhirnya memilih Barcelona, menjadi contoh nyata dari batas yang ia tarik.
Di luar kisah Rodri, sikap Mourinho soal skuad juga cukup jelas. Ia tak menutup peluang datangnya pemain baru bila kesempatan tepat muncul sebelum bursa ditutup, tetapi ia menekankan tidak ada kebutuhan mendesak. Dengan kata lain, Real Madrid akan berangkat musim ini dengan materi yang, di mata pelatihnya, sudah memadai untuk bersaing di semua lini.