Bayern München membuka musim dengan gelar. Di Signal Iduna Park, anak-anak asuh Vincent Kompany menaklukkan tuan rumah Borussia Dortmund 2-1 untuk mempertahankan Franz Beckenbauer Supercup, trofi Supercup ke-12 dalam sejarah klub. Nathaniel Brown membuka skor pada menit ke-28 dan Michael Olise menggandakannya jelang turun minum, sebelum Fabio Silva memperkecil ketinggalan Dortmund pada menit ke-75. Usai laga, Kompany menyebut kemenangan itu lebih dari sekadar tiga angka di papan skor.
“Saya sangat senang dengan kemenangan ini… ini sebuah statement soal energi, memperjuangkan setiap bola, setiap situasi.”
— Vincent Kompany, Bundesliga.com
Menang di kandang rivalnya menjadikan momen itu terasa istimewa, apalagi Bayern melakukannya di laga pembuka musim ketika banyak tim masih mencari bentuk. Bagi Kompany, cara timnya bertarung, bukan sekadar hasilnya, yang menjadi pesan utama untuk para pesaing di Bundesliga.
Yang menarik, alih-alih larut dalam euforia, Kompany justru menepis anggapan bahwa Bayern akan mengendur setelah menyapu hampir semua gelar musim lalu. Ia menegaskan timnya tidak berniat berpuas diri.
“Sebagian orang mungkin mengira kami akan menurun karena musim lalu kami memenangi segalanya. Tapi itu tidak akan terjadi, kami tidak akan bersantai dan akan berusaha memenangi semuanya.”
— Vincent Kompany
Pernyataan itu menjadi nada pembuka yang jelas untuk musim baru. Gelar pertama sudah di tangan, tetapi ambisi Bayern justru diposisikan Kompany sebagai sesuatu yang harus dibuktikan lagi dari nol. Kemenangan di Dortmund, dalam kerangka itu, hanyalah langkah pertama.