Menjelang Franz Beckenbauer Supercup melawan Borussia Dortmund, dini hari WIB Minggu (23/8/2026), topik yang paling banyak ditanyakan kepada Vincent Kompany dan direktur olahraga Max Eberl bukan soal lawan, melainkan kondisi kesehatan Jamal Musiala. Keduanya menegaskan Bayern sudah lama mengetahui masalah kesehatan sang gelandang serang — bagi klub, situasi itu bahkan sudah menjadi keseharian.
Eberl menjelaskan mengapa reaksi publik dan reaksi internal klub berbeda.
“Bagi publik ini pertama kalinya, jadi wajar muncul banyak pertanyaan. Tapi kami sudah lebih lama menghadapinya. … Kami sebagai keluarga FC Bayern berdiri bersama.”
— Max Eberl
Menurut ran.de, baik Kompany maupun Eberl menegaskan Bayern sudah mengetahui kondisi Musiala sepanjang musim lalu, sehingga “momen syok pertama” sudah lama berlalu. Meski begitu, keduanya menunjukkan pengertian atas kekhawatiran publik terhadap pemain internasional Jerman itu.
Kompany menjelaskan bahwa momen-momen mengkhawatirkan yang sempat terlihat saat laga uji coba berkaitan dengan perubahan pengobatan Musiala, bukan perkembangan baru yang tak terduga.
“Dia sedikit mengubah metode penanganannya, dan itu menimbulkan sedikit efek samping. Sangat normal bahwa seseorang mengubah sesuatu dalam penanganannya. Sekarang kami ingin mengembalikannya seperti sebelumnya, saat tak seorang pun tahu apa-apa.”
— Vincent Kompany
Kompany menutup dengan nada optimistis, menyebut timnya sangat optimistis soal kondisi Musiala. Untuk saat ini, sang pemain berlatih secara individual dan dipastikan tidak masuk skuad Bayern saat menghadapi Dortmund pada laga pembuka musim.
Sesuai penuturan Kompany dan Eberl, catatan ini menyampaikan apa yang mereka ucapkan di konferensi pers; keduanya tidak merinci jenis penyakit yang dialami Musiala.