Bayern München membuka musim 2026/2027 dengan laga besar: Franz Beckenbauer Supercup melawan Borussia Dortmund di Signal Iduna Park, Dortmund, dini hari WIB Minggu (23/8/2026) pukul 01.30. Sebagai juara Bundesliga sekaligus DFB-Pokal musim lalu, Bayern harus meladeni runner-up liga Dortmund justru di kandang sang rival.
Bermain di markas lawan dalam laga perebutan gelar tak sedikit pun mengganggu Vincent Kompany. Ia malah menyambutnya.
“Itu tidak mengganggu saya. Akan luar biasa kalau kami bisa memenangi gelar di Dortmund. … Merebut gelar di kandang Dortmund juga akan sangat menyenangkan. Tak ada yang lebih indah daripada memenangi gelar di Dortmund.”
— Vincent Kompany
Satu-satunya hal yang menurut Kompany bisa membuat laga terasa lebih seperti final sejati justru tidak ada: pembagian suporter yang berimbang. Karena digelar di kandang Dortmund, tribun akan didominasi tuan rumah — sesuatu yang ia sebut bisa saja menambah atmosfer andai perbandingannya 50-50.
Kompany menaruh hormat besar pada lawannya, dan tidak berpura-pura ini laga mudah.
“Kualitas dan kekuatan Dortmund tinggi. Tidak ada tugas yang lebih sulit di Bundesliga.”
— Vincent Kompany
Dari sisi kondisi tim, Kompany harus menambal beberapa pos. Selain Jamal Musiala yang absen karena masalah kesehatan, ia juga kehilangan Serge Gnabry dan Lennart Karl yang cedera. Di luar itu, sang juara bertahan tampil dengan kekuatan penuh.
Rivalitas ini sendiri punya bobot sejarah. Menurut catatan beIN Sports, ini pertemuan ke-140 Dortmund dan Bayern sejak Bundesliga bergulir — laga paling sering tersaji dalam sepak bola profesional Jerman. Dan meski sesering itu saling jumpa, Bayern tak terkalahkan dalam delapan lawatan terakhir ke Dortmund di semua ajang: enam menang dan dua imbang.