Gasperini Akui Berat Hadapi Atalanta, Ingin Merasa Hidup Lagi

Serie A

Gasperini Akui Berat Hadapi Atalanta, Ingin Merasa Hidup Lagi

Jelang Roma-Atalanta di pekan ketiga Serie A

Ada laga yang tak pernah biasa saja bagi seorang pelatih, dan bagi Gian Piero Gasperini, Roma melawan Atalanta adalah salah satunya. Jelang duel di Stadio Olimpico, Sabtu (5/9) malam, sang pelatih harus berhadapan dengan klub yang ia besarkan selama sembilan tahun di Bergamo.

Gasperini tak menyembunyikan bahwa keputusan meninggalkan Atalanta bukan perkara mudah. Namun ia merasa telah sampai di titik ketika ia butuh tantangan baru untuk membakar kembali semangatnya.

“Jelas ini memperkaya saya. Saya tiba di lingkungan yang benar-benar berbeda, ini bukan pilihan mudah, saya datang dari sembilan tahun penuh kesuksesan. Tapi tak ada lagi ruang untuk terus maju, saya ingin merasa hidup kembali. Roma adalah tempat terbaik untuk itu, dan ada juga tim yang harus dibangun ulang, sebuah prospek.”

— Gian Piero Gasperini, Roma Forever

Selama sembilan tahun di Bergamo, Gasperini mengubah Atalanta dari tim medioker menjadi langganan papan atas Serie A dan penghuni tetap kompetisi Eropa. Warisan itulah yang kini harus ia hadapi dari sisi berlawanan, sebuah situasi yang mustahil ia jalani tanpa rasa. Bagi banyak pihak, laga ini adalah reuni sekaligus ujian pertama seberapa jauh Gasperini benar-benar meninggalkan masa lalunya.

Di tengah bobot emosional laga ini, Gasperini juga membawa kabar baik dari sisi teknis. Ia menenangkan suporter soal kondisi Paulo Dybala, yang sempat dikhawatirkan mengalami cedera.

“Dia tidak mengalami apa-apa. Pemeriksaan medis tidak menunjukkan adanya masalah.”

— Gian Piero Gasperini

Dengan Dybala yang siap dan tiga poin yang diincar demi menjaga start bagus, Gasperini tahu laga ini punya arti ganda. Ada gengsi profesional melawan tim yang dulu ia bangun, dan ada ambisi membuktikan bahwa proyek barunya di Roma berjalan ke arah yang benar.

Berita lain dari laga ini