Ketika bursa transfer masih panas dan nama Curtis Jones mulai dikaitkan dengan Inter, Cristian Chivu membantah pernah menghubungi pemain itu, meski mengakui ketertarikan klubnya bukan rahasia. Beberapa pekan kemudian gelandang itu resmi jadi pemainnya, dan pertanyaannya berubah dari apakah menjadi kenapa.
Dalam wawancara eksklusif dengan Sky Sport dua hari menjelang laga melawan Cagliari, Chivu akhirnya menguraikan alasannya. Jawabannya tidak berhenti di pujian umum, melainkan menyebut satu per satu ciri yang dicari Inter.
“Dia bisa melakukan banyak hal, punya karakteristik yang mungkin tidak kami punya. Profilnya sangat mirip dengan ide-ide kami, dengan kebiasaan tim ini. Kami sedang mencari orang yang bagus dalam progresi, bagus mengelola bola, dalam membangun serangan, dan dalam penyelesaian akhir.”
— Cristian Chivu, FcInterNews
Bagian yang paling menjelaskan justru anak kalimat pertamanya, yaitu pengakuan bahwa Jones punya sesuatu yang belum ada di skuadnya. Itu jarang diucapkan pelatih yang baru saja memenangi Scudetto, dan itu menempatkan perekrutan ini sebagai penambalan celah, bukan penumpukan nama.
Empat ciri yang ia sebut juga membentuk satu gambaran yang cukup spesifik. Progresi dan pengelolaan bola menunjuk ke gelandang yang membawa bola naik sendiri alih-alih menunggu umpan, sementara penyelesaian akhir menunjuk ke gelandang yang diharapkan sampai ke kotak penalti lawan.
Chivu menempatkan perekrutan itu di dalam kerangka yang lebih besar soal target timnya musim ini. Ia menekankan bahwa skuad musim lalu pun sudah membuatnya senang, dan bukan kebetulan mereka memenangi dua trofi.
“Kami harus belajar mengambil laga demi laga, sadar bahwa kami tidak bisa sempurna dan jalan di depan kami masih panjang. Tujuan kami adalah menjaga level daya saing tetap kuat, sesuai ambisi yang kami punya untuk musim ini. Sekarang kami berusaha, dengan para pemain baru, menjaga level itu, menaikkannya sedikit, dan memperbaiki diri.”
— Cristian Chivu
Dari kalimat itu terlihat cara Inter memandang bursa musim panas ini. Bukan merombak, melainkan menaikkan sedikit sesuatu yang sudah bekerja, dan Jones direkrut sebagai bagian tepat dari logika tersebut.
Ujian pertamanya bisa datang cepat. Inter bertandang ke Cagliari di Unipol Domus pada giornata kedua, dan Jones digadang-gadang mendapat menit pertamanya dengan seragam nerazzurri di sana.