Inter menang 1-0 di Unipol Domus lewat gol Hakan Calhanoglu di menit kesembilan, sepakan langsung dari luar kotak penalti menyambut umpan Nicolo Barella yang justru lahir di kota kelahirannya sendiri. Setelah itu Inter menguasai jalannya laga selama lebih dari satu jam tanpa pernah benar-benar mematikannya, dan Cristian Chivu tahu persis harga dari kelalaian semacam itu.
“Kami menciptakan peluang tapi gagal menuntaskannya, itu juga berkat Cagliari dan Caprile. Kami harus lebih klinis.”
— Cristian Chivu, Cagliari News 24
Nama Elia Caprile memang muncul berulang kali sepanjang sore itu. Kiper Cagliari tersebut menepis voli Barella di garis gawang, menahan tembakan Federico Dimarco, dan menggagalkan percobaan Francesco Pio Esposito dari tepi kotak penalti. Lautaro Martinez juga sempat menyia-nyiakan peluang lebih awal, sementara sundulan Manuel Akanji dari sepak pojok melebar tipis.
Harganya terasa di dua puluh menit terakhir, ketika Cagliari yang tidak punya apa-apa untuk dijaga mulai menekan dengan berani.
“Ada kalanya kami kurang klinis dan kami jadi kebingungan di menit-menit akhir, semangat mereka lalu naik dan membuat kami ketakutan.”
— Cristian Chivu
Momen paling genting datang ketika tembakan keras Michel Adopo dari jarak sepuluh meter diblok Yann Bisseck, dan sundulan Gianluca Borrelli dari sepak pojok berikutnya melebar. Josep Martinez juga sempat menepis percobaan Kevin Carlos dengan ujung jari di babak kedua.
Bagi Chivu, laga semacam ini punya polanya sendiri dan ia tidak berpura-pura terkejut.
“Ini pertandingan klasik yang kalau tidak dimatikan lebih awal, bisa berbalik jadi sulit.”
— Cristian Chivu
Yang membuatnya tetap puas adalah cara timnya berhenti panik sebelum terlambat. Inter menutup laga tanpa kebobolan dan membawa pulang tiga poin kedua secara beruntun.
“Setelah itu kami memahami momennya dan kami bertahan sampai akhir.”
— Cristian Chivu
Dua laga, dua kemenangan, dan dua gol Calhanoglu. Catatan itu jelas menyenangkan, tapi Chivu tampak lebih tertarik pada satu jam ketika timnya seharusnya bisa menyelesaikan pekerjaan dan memilih tidak melakukannya.