Como tampil di Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah klubnya, dan undian fase liga di Monako langsung memberi mereka daftar tamu yang berat. Juara bertahan PSG dan Manchester United akan datang ke Stadio Sinigaglia bersama RB Leipzig dan AEK Athena, sementara Como bertandang ke Barcelona, Real Betis, Feyenoord, dan Lens.
Presiden Como, Mirwan Suwarso, tidak berusaha terdengar tenang soal itu. Ia mengukurnya bukan dari kualitas lawan, melainkan dari posisi klubnya sendiri beberapa tahun lalu.
“Ini pengalaman yang terasa tidak nyata. Kami masih di Serie D tujuh tahun lalu; sekarang kami di Serie A dan di Liga Champions.”
— Mirwan Suwarso, Football Italia
Lompatan itu punya latar yang dekat dengan pembaca Indonesia. Como diakuisisi Djarum Group pada 2019, dan sejak itu klub di tepi Danau Como tersebut dikelola dengan Suwarso sebagai presidennya. Kebangkitan yang berujung ke Serie A pada 2023 dan kini ke Liga Champions berjalan di bawah kepemilikan tersebut.
Yang ia minta dari timnya justru bukan target. Suwarso berkali-kali kembali ke kata “menikmati”, dan menolak memasang ekspektasi hasil di kompetisi yang baru pertama kali mereka ikuti.
“Kami tidak bisa memercayainya. Bagi kami, sangat penting hanya untuk berada di sini. Kami berpikir hari demi hari. Kami akan berusaha sebaik mungkin dan menikmati momennya.”
— Mirwan Suwarso
Kalimat berikutnya yang membuat sikapnya terasa berbeda dari kebanyakan pejabat klub yang bicara usai undian. Alih-alih menjanjikan Como akan jadi langganan, ia justru mengingatkan bahwa kesempatan ini bisa tidak terulang.
“Kami hanya bisa melakukan yang terbaik; hasilnya yang akan bicara. Yang terpenting bagi kami adalah menikmati. Sebesar apa pun keinginan kami untuk mengatakan ingin mengalaminya lagi, kami tidak boleh menganggapnya sudah pasti; mungkin besok kami tidak ada di sini.”
— Mirwan Suwarso
Urusan yang lebih teknis ada di stadionnya. Como merenovasi Stadio Sinigaglia dan membangun ulang seluruh Curva Ovest hanya dalam dua bulan pada musim panas ini, tempo yang tidak lazim untuk proyek stadion di Italia. Suwarso menyatakan yakin UEFA akan mengizinkan Como memakai stadion itu untuk laga kandang Liga Champions, meski ia tetap menyisakan ruang untuk harapan.
“Kami sudah menaruh banyak kerja untuk memenuhi standar UEFA, jadi kami berharap semuanya berjalan lancar.”
— Mirwan Suwarso
Ia juga ditanya soal Moise Kean, yang menurut sejumlah laporan di Italia akan bergabung dari Fiorentina dengan nilai di atas 45 juta euro. Jawabannya menahan diri: menurut Suwarso, Kean belum jadi pemain Como sehingga ia tidak bisa banyak bicara, dan meski ia yakin kedua klub sedang berbicara, ia memakai perumpamaan bahwa apa pun belum boleh dihitung sebelum benar-benar aman.
Satu laga di daftar itu sudah pasti jadi sorotan tersendiri. Como bertandang ke Barcelona, klub tempat pelatih mereka Cesc Fabregas tumbuh dari akademi dan bermain untuk tim utama pada 2011-2014. Fabregas meninggalkan Barcelona ke Chelsea pada musim panas 2014, hanya beberapa pekan setelah Luis Enrique diangkat sebagai pelatih Blaugrana — dan Luis Enrique pula yang kini akan membawa PSG bertandang ke Sinigaglia.
Jadwal lengkap fase liga beserta tanggal dan jamnya dirilis UEFA pada Sabtu, 29 Agustus. Fase liga bergulir mulai 8 September 2026 sampai 27 Januari 2027.