Arsenal mengangkat Community Shield untuk ke-18 kalinya setelah menundukkan Manchester City 3-0 di Millennium Stadium, Cardiff, Minggu (16/8/2026). Hanya butuh 23 detik bagi Riccardo Calafiori untuk mengejutkan City, lewat serangan yang justru dibangun tiga pemain belakang Arsenal di sepertiga akhir lapangan. Kai Havertz dan Martin Ødegaard melengkapi kemenangan itu.
Bagi Mikel Arteta, gol secepat itu bukan kebetulan melainkan rencana yang sudah disusun sejak sehari sebelumnya.
“Kami ingin menekan sejak awal, dan kami memang sudah merencanakannya dari kemarin, eksekusi para pemain sangat luar biasa.” — Mikel Arteta
Ia menolak menyebut timnya sempurna: masih ada hal yang meleset karena sejumlah pemain baru belum menemukan timing-nya. Yang paling ia sukai justru cara timnya bertahan saat kehilangan bola, apalagi katanya, ketika kebugaran belum penuh, satu-satunya cara sampai ke posisi bertahan adalah dengan hati. Menghadapi lawan sekuat City dalam menekan dan bertransisi, keberanian dan ketenangan seperti itu menurutnya hanya lahir dari keinginan yang kaut.
Dua debutan langsung mencuri perhatian. Christos Tzolis menyuplai gol Havertz sekaligus Ødegaard. Arteta menyebutnya Christos menyatu ke dalam tim secara alami dan ia terlihat sangat tenang di sepertiga akhir lapangan dan menegaskan itu bukanlah kebetulan, melainkan buah konsistensi. Bruno Guimarães, debutan satunya, langsung terasa kehadirannya karena hanya dua sampai tiga menit ia sudah melepas satu tekel.
Soal Ødegaard, Arteta mengingatkan sang kapten sempat absen lima sampai enam bulan sehingga sulit membangun momentum. Jika kali ini bisa dijaga bugar, ia yakin publik akan melihat Ødegaard yang jauh berbeda.
Baru 84 hari berlalu sejak Ødegaard mengangkat trofi Liga Premier di Selhurst Park, dan Arteta tak menyembunyikan bahwa rasa itulah yang kini jadi bahan bakar timnya. Ia juga menunjuk fakta yang belum pernah dicapai klubnya: Arsenal tak pernah mempertahankan gelar liga.
“Saya ingin merasakan momen itu lagi, dan momen-momen lain yang lebih besar lagi. Kami tahu betapa sulitnya (membertahankan gelar) dan ini akan menuntut sesuatu yang istimewa, dan kami siap.” — Mikel Arteta
Meski begitu, pekerjaan di bursa transfer belum selesai. Arteta mengakui ada sejumlah pos yang melemah karena cedera dan perlu diperkuat; timnya sudah berminggu-minggu mengusahakannya, dan akan bergerak begitu peluangnya tepat. Liga Premier bergulir lima hari lagi, dengan Arsenal membuka musim menghadapi Coventry pada Jumat.