Shin Tae-yong Sebut Keberuntungan Tak Berpihak meski Persija Menang Lagi

Super League

Shin Tae-yong Sebut Keberuntungan Tak Berpihak meski Persija Menang Lagi

Pasca Super League: Persija 1-0 Java United

Persija Jakarta menutup pekan ketiga Super League 2026/2027 dengan catatan yang sempurna: tiga laga, tiga kemenangan. Yang terakhir datang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (19/9) malam, lewat gol tunggal Arlyansyah Abdulmanan di menit ke-13, yang menyambut umpan mendatar Kerim Memija dari dalam kotak penalti.

Itu tempat yang tidak biasa untuk sebuah laga kandang, dan alasannya bukan soal teknis. Persija sedang menjalani hukuman Komite Disiplin PSSI berupa dua pertandingan kandang di luar DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, buntut laga melawan Persib. Laga di Gianyar itu juga berlangsung tanpa penonton.

Di ruang jumpa pers, Shin Tae-yong tidak memulai dari angka di papan skor.

“Ya, memang lawan juga bermain cukup baik. Tetapi sebenarnya dalam pertandingan hari ini masih ada beberapa peluang yang bisa kami ciptakan.”

— Shin Tae-yong, tvOnenews

Statistiknya memang menunjukkan laga yang seharusnya lebih longgar. Persija menguasai 59 persen bola dan melepaskan 15 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang, sementara kiper Java United sampai melakukan lima penyelamatan. Java United sendiri cuma mencatat tiga tembakan tepat sasaran.

Karena itu Shin menolak membaca satu gol sebagai kurangnya niat pemainnya.

“Bukan berarti para pemain tidak ingin mencetak gol di akhir pertandingan, mereka selalu berusaha mencetak gol. Tapi hari ini keberuntungan sangat tidak berpihak.”

— Shin Tae-yong, Tribun Jakarta

Meski begitu, ia tetap menempatkan penyelesaian akhir sebagai pekerjaan rumah yang harus dibereskan, bukan sekadar nasib buruk semalam.

“Secara keseluruhan kami sudah melakukannya dengan baik. Sebenarnya, kalau para pemain kami bisa lebih baik dalam penyelesaian akhir, terutama dalam memanfaatkan peluang-peluang yang menentukan, mungkin kami bisa menjalani pertandingan dengan lebih mudah dan menunjukkan permainan yang lebih baik.”

— Shin Tae-yong

Alasannya praktis. Keunggulan satu gol berarti Persija harus menjaga konsentrasi sampai peluit akhir, apalagi ketika Java United menambah tekanan di babak kedua. Organisasi pertahanan Persija bertahan sampai peluit panjang, tapi malam yang seharusnya selesai lebih awal justru berubah jadi malam yang harus dijaga menit demi menit. Menurut Shin, kompetisi masih panjang dan kebiasaan itu perlu diperbaiki sejak sekarang.

“Ke depan, saya pikir kami harus lebih memperbaiki bagian tersebut dan bersiap agar bisa mencetak lebih banyak gol.”

— Shin Tae-yong, Tribun Jakarta

Satu hal yang tidak ia kritik adalah sikap pemainnya sepanjang 90 menit. Di situ nadanya berubah jadi pujian terbuka.

“Para pemain kami bekerja dengan sangat baik dan sampai akhir tidak kehilangan konsentrasi serta menang. Jadi saya sangat ingin memuji mereka dan berkata bagus.”

— Shin Tae-yong

Hasil ini menjaga Persija di papan atas klasemen sementara Super League 2026/2027 bersama Madura United, dengan tiga kemenangan dari tiga laga pertama. Satu laga kandang lagi masih masuk periode hukuman, yaitu saat menjamu Arema FC pada 21 Oktober, dan lokasinya bergantung pada hasil banding yang sedang diajukan klub.