Mourinho Ungkap Alasan Bawa Sami Khedira Jadi Asisten, Saya Suka Punya Orang dari Dalam

La Liga

Mourinho Ungkap Alasan Bawa Sami Khedira Jadi Asisten, Saya Suka Punya Orang dari Dalam

Salah satu kejutan dari kembalinya José Mourinho ke Real Madrid adalah sosok yang ia pilih sebagai asisten pertamanya, Sami Khedira. Nama itu menarik karena Khedira sama sekali belum punya pengalaman melatih. Gelandang juara dunia 2014 bersama Jerman itu sebelumnya lebih banjir dikenal sebagai pundit televisi dan sempat bekerja untuk FIFA di Amerika Serikat. Namun bagi Mourinho, ada satu alasan sederhana yang membuatnya yakin.

“Soal Sami, di setiap klub saya suka punya orang dari dalam.”

— José Mourinho, Real Madrid

Khedira memang bukan orang baru di Santiago Bernabéu. Ia bermain di bawah asuhan Mourinho pada periode pertama sang pelatih di Madrid, 2010 hingga 2013, dan mengenal betul budaya serta tuntutan klub. Faktor itulah yang menurut Mourinho membuat Khedira cocok untuk menjadi penghubung antara ruang pelatih dan ruang ganti.

“Dia pernah jadi pemain di sini dan paham mentalitasnya.”

— José Mourinho

Yang menarik, kesediaan Khedira datang pun terjadi nyaris tanpa keraguan. Mourinho bercerita bahwa meski sang mantan pemain sedang menjalani karier di luar lapangan, ia langsung menyanggupi saat dibutuhkan.

“Dia sedang di Amerika Serikat bekerja untuk FIFA, tapi dia bilang, ‘Kalau harus berangkat besok, saya berangkat.’”

— José Mourinho

Bagi Mourinho, nilai terbesar Khedira bukan pada papan taktik, melainkan pada kemampuannya menyambungkan pelatih dengan para pemain. Sebagai sosok yang pernah merasakan tekanan memakai seragam putih, Khedira dianggap paham bahasa ruang ganti dengan cara yang tidak selalu bisa dijangkau seorang pelatih.

“Dia jembatan yang hebat dengan para pemain.”

— José Mourinho

Kehadiran Khedira menjadi bagian dari cara Mourinho membangun kembali ikatan dengan klub yang pernah ia latih. Alih-alih membawa nama besar dengan rekam jejak kepelatihan mentereng, ia memilih figur yang mengerti jati diri Madrid dari dalam, sebuah keputusan yang mencerminkan betapa Mourinho memandang penting faktor kedekatan dan mentalitas di periode keduanya ini.